Koranwp.com, Jakarta – Kasus Begal Kartama merajalela baru-baru ini hingga memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Pekanbaru mendesak aparat kepolisian untuk segera mengambil tindakan nyata.
Ancaman Kriminalitas di Jalan Kartama
Situasi keamanan di wilayah Jalan Kartama, Pekanbaru, kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Banyak warga merasa ketakutan saat melintasi jalur tersebut pada malam hari. Namun, hingga saat ini, polisi belum juga menuntaskan aksi begal secara maksimal.
Selain itu, laporan mengenai korban yang terus bertambah membuat keresahan warga semakin meluas. Tokoh masyarakat berharap agar pihak berwenang tidak meremehkan gangguan keamanan ini. Sebab, negara wajib menjaga keselamatan nyawa setiap warga sebagai prioritas utama.
Desakan Pemuda Muhammadiyah Pekanbaru
Ketua Pemuda Muhammadiyah Pekanbaru secara tegas meminta Kapolresta untuk bersikap responsif. Menurutnya, Begal Kartama merajalela karena aparat kurang mengawasi titik-titik rawan tersebut. Sebagai langkah nyata, beliau mengajukan beberapa tuntutan sebagai berikut:
- Polisi harus meningkatkan intensitas patroli malam di sepanjang Jalan Kartama.
- Tim opsional perlu mempercepat proses penangkapan pelaku yang sudah teridentifikasi.
- Pemerintah kota wajib memperbaiki fasilitas penerangan jalan yang masih minim.
- Dinas terkait harus memasang kamera pengawas (CCTV) di area rawan.
Polisi Harus Bertindak Tegas
Lebih lanjut, pihak Pemuda Muhammadiyah menekankan agar hukum memberikan sanksi yang adil. Jangan sampai kelonggaran pengawasan membuat para pelaku merasa kebal hukum. Oleh sebab itu, kepolisian dan pemerintah kota perlu membangun sinergi yang kuat sekarang juga.
Sebagai kesimpulan, masyarakat menanti bukti nyata dari aparat dalam memberantas kriminalitas jalanan. Polisi harus menjaga citra Pekanbaru sebagai kota yang aman bagi semua orang. Mari kita dorong aparat penegak hukum agar bertindak tanpa kompromi.
