
Koranwp.com, Jakarta – Sejarah besar velg BBS dimulai pada tahun 1970 di sebuah kota kecil bernama Schiltach, Jerman. Dua penggila otomotif, Heinrich Baumgartner dan Klaus Brand, merupakan sosok di balik nama besar ini. Pada awalnya, mereka fokus membuat panel bodi plastik sebelum beralih ke dunia velg.
Inovasi Teknologi Three-Piece yang Revolusioner
Titik balik sejarah besar velg BBS terjadi ketika mereka memperkenalkan teknologi three-piece wheel. Inovasi ini sangat populer di dunia balap karena bobotnya yang sangat ringan. Selain itu, desain ini memungkinkan tim balap untuk mengganti bagian velg dengan lebih cepat.
Oleh karena itu, BBS segera menjadi pemasok utama bagi banyak tim balap profesional. Namun, kesuksesan mereka tidak hanya berhenti di lintasan sirkuit saja. Brand ini mulai merambah pasar mobil penumpang dengan desain yang sangat ikonik dan elegan.
Alasan Velg BBS Menjadi Standar Emas Dunia

Hingga saat ini, produk BBS dianggap sebagai investasi terbaik bagi para kolektor mobil. Berikut adalah beberapa alasan utama di balik kesuksesan mereka:
- Desain Mesh (Cross-Spoke): Pola jari-jari yang khas dan tak lekang oleh waktu.
- Teknik Forging: Proses pembuatan yang membuat struktur logam menjadi jauh lebih kuat.
- Standar Kualitas Jerman: Setiap produk melalui pengujian ketat sebelum dipasarkan.
- Kemitraan Eksklusif: Menjadi velg standar untuk pabrikan seperti BMW, Porsche, dan Ferrari.
Menjaga Eksistensi dalam Sejarah Besar Velg BBS
Meskipun industri otomotif terus berkembang, BBS tetap mempertahankan identitas klasiknya. Mereka terus berinovasi dengan material magnesium untuk mengurangi beban kendaraan secara signifikan. Selain itu, mereka juga fokus pada efisiensi aerodinamika untuk mobil listrik modern.
Sebagai kesimpulan, sejarah besar velg BBS adalah cermin dari dedikasi terhadap kualitas dan estetika. Mereka telah berhasil menciptakan standar baru dalam industri otomotif dunia. Produk mereka akan selalu menjadi simbol kemewahan dan performa tinggi bagi setiap pemilik kendaraan.
