Koranwp.com, Jakarta – Kasus dugaan video hoaks mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru. Pihak kepolisian kini resmi memanggil eks Anggota DPRD Muratara diperiksa usai viralkan MBG basi melalui media sosial.

Penyidik melakukan pemanggilan ini untuk mengklarifikasi kebenaran konten unggahan pelaku. Video tersebut memicu keresahan yang meluas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, polisi ingin memastikan apakah pelaku sengaja menyebarkan informasi menyesatkan tersebut.

Selain itu, tim siber juga menyita beberapa bukti digital dari akun media sosial milik oknum tersebut. Namun, polisi masih terus menjalankan proses penyelidikan untuk memperkuat laporan yang masuk.

Kronologi Pemeriksaan Eks Anggota DPRD Muratara

Kasus ini berawal saat sebuah video menunjukkan paket makanan yang terlihat tidak layak konsumsi. Berikut adalah beberapa fakta penting terkait proses pemeriksaan tersebut:

  • Pelaku mengunggah video melalui akun media sosial pribadinya.
  • Pihak sekolah dan penyedia katering menyangkal adanya makanan basi.
  • Polisi melibatkan saksi ahli untuk menguji keaslian konten video.
  • Polres Musi Rawas Utara (Muratara) memimpin jalannya pemeriksaan.

Dampak Video MBG Basi Terhadap Publik

Video tersebut menyebabkan banyak orang tua siswa merasa khawatir secara berlebihan. Padahal, pemerintah sudah menjamin kualitas nutrisi program sesuai standar yang ketat. Akibatnya, aparat mengambil langkah hukum tegas untuk meredam simpang siur informasi.

Saat ini, polisi menetapkan status eks Anggota DPRD Muratara diperiksa usai viralkan MBG basi sebagai saksi. Meskipun demikian, tim penyidik tetap membuka peluang perubahan status setelah gelar perkara selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *