Koranwp.com, Jakarta – Polisi menangkap seorang preman Cirebon cuma bisa nunduk pas diciduk setelah video aksinya viral di media sosial. Pria tersebut sebelumnya tampil sangat garang saat memaksa meminta dagangan milik seorang penjual sayur.

Namun, ia seketika kehilangan keberanian saat petugas kepolisian menjemputnya. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku pungutan liar di wilayah pasar.

Kronologi Pemerasan Pedagang Sayur di Cirebon

Pelaku mendatangi lapak pedagang sayur pada pagi hari untuk memulai aksinya. Tanpa rasa bersalah, ia mengambil sejumlah cabai dan bawang secara paksa tanpa membayar. Korban yang merasa terancam tidak mampu memberikan perlawanan saat itu.

Oleh karena itu, warga segera menyebarkan rekaman video tersebut hingga memicu kemarahan netizen. Polisi pun bergerak cepat mengidentifikasi identitas pelaku. Selain itu, petugas langsung meringkusnya di lokasi persembunyian.

Detik-detik Polisi Menangkap Preman Cirebon

Suasana berubah drastis dari aksi gagah-gagahan sebelumnya saat polisi datang. Berikut adalah beberapa poin penting terkait penangkapan tersebut:

  • Pelaku menyerah tanpa memberikan perlawanan sedikit pun.
  • Polisi mengamankan barang bukti sisa pemerasan dari tangan pelaku.
  • Warga sekitar mengapresiasi tindakan tegas dan cepat pihak kepolisian.
  • Tim penyidik kini menginterogasi pelaku secara intensif di markas.

Sanksi Tegas Menanti Pelaku Pungli

Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan premanisme. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan para pedagang kecil di Cirebon. Sebagai kesimpulan, pelaku terancam hukuman pidana akibat aksi pemerasan tersebut.

Kini, sang preman Cirebon cuma bisa nunduk pas diciduk di hadapan para petugas. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Selain itu, polisi akan meningkatkan patroli pasar untuk mencegah aksi serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *