Koranwp.com, Jakarta – Pemandangan tidak biasa terlihat di pemukiman padat penduduk kawasan Koja, Jakarta Utara. Sebuah rumah berpagar menara listrik tegangan tinggi menjadi viral karena lokasinya yang sangat ekstrem.
Pemilik rumah tersebut terpaksa beradaptasi dengan besi-besi raksasa tepat di depan pintu masuk. Oleh karena itu, warga Koja harus menunduk saat masuk ke dalam kediaman mereka sendiri setiap hari.
Kondisi Rumah Berpagar Menara Listrik Tegangan Tinggi
Struktur menara SUTET tersebut berdiri kokoh dan memakan sebagian besar akses jalan. Akibatnya, ruang gerak penghuni rumah menjadi sangat terbatas dan berbahaya. Selain itu, kabel-kabel besar melintang tepat di atas atap bangunan yang semi permanen.
Kondisi ini tentu memicu kekhawatiran mengenai keselamatan jangka panjang bagi para penghuni. Namun, keterbatasan ekonomi membuat warga tidak memiliki pilihan tempat tinggal lain. Berikut adalah beberapa fakta terkait kondisi rumah tersebut:
- Pondasi menara listrik berada tepat di depan teras rumah warga.
- Akses pintu masuk terhalang oleh besi penyangga menara yang rendah.
- Warga merasakan getaran dan suara dengung saat hujan deras turun.
- Jarak antara atap rumah dan kabel tegangan tinggi sangat tidak ideal.
Bahaya Menetap di Area Tegangan Tinggi
Pemerintah setempat sebenarnya telah memberikan peringatan mengenai zona bebas bangunan. Namun, fenomena rumah berpagar menara listrik tegangan tinggi ini tetap bertahan selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan adanya masalah serius terkait penataan ruang di ibu kota.
Di sisi lain, risiko kesehatan akibat radiasi elektromagnetik juga menjadi ancaman yang nyata. Meskipun demikian, warga Koja harus menunduk saat masuk rumah tetap menjalani aktivitas seperti biasa tanpa rasa takut yang berlebihan.
Sebagai kesimpulan, perlu ada solusi nyata dari pihak terkait untuk merelokasi warga. Hal ini sangat penting guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat aliran listrik. Keselamatan nyawa warga harus menjadi prioritas utama di atas segalanya.
