Koranwp.com, SPBU di Gunungkidul Tarik Biaya Admin 2 Persen untuk Pembelian Pertalite, Pertamina Beri Sanksi Tegas – Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum di Gunungkidul mendadak viral. Hal ini terjadi karena mereka memungut biaya administrasi tambahan kepada konsumen.

Pihak pengelola menarik biaya sebesar 2 persen untuk setiap pembelian Pertalite. Tentu saja, tindakan tersebut memicu protes keras dari masyarakat luas. Selain itu, praktik ini melanggar aturan resmi terkait distribusi BBM subsidi.

Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga segera mengambil langkah nyata. Mereka memberikan teguran keras kepada pemilik SPBU tersebut. Oleh karena itu, Pertamina kini mengawasi ketat seluruh operasional di lokasi tersebut.

Kronologi Penarikan Biaya Admin di Gunungkidul

Awalnya, warga merasa keberatan dengan total tagihan saat mengisi BBM. Mereka melihat selisih harga dari nilai yang tertera pada mesin pompa. Ternyata, oknum petugas mengenakan biaya admin tambahan secara sepihak.

Berikut adalah beberapa poin utama terkait kasus tersebut:

  • Pengelola menagih biaya tambahan sebesar 2 persen untuk setiap transaksi.
  • Pungutan ini menyasar konsumen yang membeli Pertalite, baik tunai maupun nontunai.
  • Pertamina menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan aturan biaya admin.
  • Tim lapangan kini menghentikan pasokan BBM jenis tertentu sebagai bentuk hukuman.

Pertamina Beri Sanksi Tegas untuk SPBU Nakal

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina menjelaskan duduk perkaranya secara transparan. Ia menekankan bahwa harga BBM subsidi harus mengikuti ketetapan pemerintah pusat. Akibatnya, SPBU di Gunungkidul tarik biaya admin 2 persen untuk pembelian Pertalite tersebut resmi menerima sanksi berat.

Sanksi ini bertujuan memberikan efek jera bagi para pengusaha lainnya. Selain itu, Pertamina meminta masyarakat untuk selalu melapor jika menemukan kejanggalan. Sebagai kesimpulan, perusahaan akan terus meningkatkan pengawasan distribusi BBM demi melindungi konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *